Manajemen Boer

🐐🌿 SISTEM PAKAN KAMBING 🌿🐐
🐐🐐🐐 BANOPATI FARM 🐐🐐🐐
Pakan kambing di Banopati Farm untuk kambing Boer genetik unggul dan kambing perah terdiri dari dua jenis pakan, yaitu:
1️⃣ Pakan Fermentasi
(Hijauan – Sumber Serat)
Bahan & Komposisi
1. Hijauan (Pakchong / Odot) : 40%
2. Silase daun singkong : 25%
3. Onggok pres basah : 30%
4. Singkong silase : 5%
2️⃣ Pakan Penguat
1. Konsentrat PK 18%
2. Ampas tahu
🐐🌿🔥────────🔥🌿🐐
POLA PEMBERIAN PAKAN
📌 2 kali sehari (pagi dan sore)
Pagi & Sore (komposisi sama):
Konsentrat : 1 ons (0,1 kg)
Silase fermentasi : 1,5 kg
Ampas tahu : 0,25 kg
✅Total Pemberian per Hari (2x):
Konsentrat : 0,2 kg / ekor / hari
Silase fermentasi : 3 kg / ekor / hari
Ampas tahu : 0,5 kg / ekor / hari
🐐🌿🔥────────🔥🌿🐐
BIAYA BAHAN PAKAN
Hijauan (tanam sendiri) Rp 350/kg
Onggok pres basah Rp 450/kg
Daun singkong Rp 1.000/kg
Singkong (tanam sendiri) Rp 400/kg
Ampas tahu Rp 30.000 / 60 kg = Rp 500/kg
Konsentrat PK 18% Rp 6.000/kg
🐐🌿🔥────────🔥🌿🐐
HITUNGAN BIAYA PAKAN
🔹 Biaya Silase Fermentasi
(3 kg / ekor / hari)
Hijauan 40% → 1,2 kg × Rp 350 = Rp 420
Daun singkong 25% → 0,75 kg × Rp 1.000 = Rp 750
Onggok pres basah 30% → 0,9 kg × Rp 450 = Rp 405
Singkong 5% → 0,15 kg × Rp 400 = Rp 60
✅ Total biaya silase fermentasi per hari = Rp 1.635
🔹 Biaya Pakan Penguat
Konsentrat : 0,2 kg × Rp 6.000 = Rp 1.200
Ampas tahu : 0,5 kg × Rp 500 = Rp 250
✅ Total pakan penguat per hari = Rp 1.450
💰 TOTAL BIAYA PAKAN
Per Ekor Per Hari
Rp 1.635 + Rp 1.450 =
✅ Rp 3.085 / ekor / hari
🐐🌿🔥────────🔥🌿🐐
PERHITUNGAN BIAYA PAKAN
55 Ekor Kambing Banopati Farm
Biaya pakan per hari
55 ekor × Rp 3.085 = Rp 169.675 / hari
Biaya pakan per bulan (30 hari)
Rp 169.675 × 30 =
✅ Rp 5.090.250 / bulan
🐐🌿🔥────────🔥🌿🐐
PERHITUNGAN PEMBUATAN FERMENTASI
Skala 1 Ton
✅Total biaya produksi fermentasi 1 ton = Rp 653.500
✅Harga pakan fermentasi per kg ≈ Rp 650/kg
Kebutuhan Pakan Fermentasi
55 ekor × 3 kg = 165 kg / hari
165 kg × 30 hari = 4.950 kg ≈ 4,95 ton / bulan
🐐🌿🔥────────🔥🌿🐐
"Manajemen Pakan Kambing Banopati Farm"
Banopati Farm menerapkan sistem manajemen pakan seimbang berbasis hijauan fermentasi dan pakan penguat yang diberikan dua kali sehari dengan formulasi terukur dan konsisten.
Pakan fermentasi disusun dari hijauan pakchong atau odot, silase daun singkong, onggok pres basah, serta singkong silase dengan memanfaatkan bahan lokal dan hasil tanam sendiri. Pakan penguat menggunakan konsentrat PK 18% dan ampas tahu sebagai sumber protein tambahan.
Biaya pakan tercatat sekitar Rp 3.085 per ekor per hari atau ± Rp 5.090.250 per bulan untuk 55 ekor kambing, sehingga sistem manajemen pakan dinilai lebih efisien, berkelanjutan, dan ekonomis untuk diterapkan di Banopati Farm.
📖KELAYAKAN MANAJEMEN📖
Sistem Manajemen Pakan Banopati Farm
Berdasarkan komposisi pakan, pola pemberian, dan efisiensi biaya, manajemen pakan Banopati Farm DINILAI LAYAK untuk dijadikan instrumen monitoring dan evaluasi pendamping karena:
1️⃣ Efisien Biaya
✅Memanfaatkan hijauan tanam sendiri (pakchong/odot & singkong)
✅Menggunakan bahan lokal murah (onggok pres, ampas tahu)
✅Biaya pakan Rp 3.085/ekor/hari, tergolong rendah untuk kambing Boer genetik unggul & perah
➡️ Risiko fluktuasi biaya pakan dapat ditekan
2️⃣ Stabil & Seimbang Secara Nutrisi
✅Serat: hijauan + silase daun singkong
✅Energi: onggok & singkong silase
✅Protein: konsentrat PK 18% + ampas tahu
➡️ Mendukung pertumbuhan, produksi susu, dan reproduksi
3️⃣ Konsistensi & Terukur
✅Pola pakan 2× sehari dengan takaran tetap
✅Mudah dicatat dan diawasi oleh tim
➡️ Cocok sebagai SOP pendampingan & evaluasi berkala
4️⃣ Berkelanjutan
✅Tidak tergantung penuh pakan pabrikan
✅Dapat diskalakan (55 ekor → 100+ ekor)
➡️ Layak untuk model farm percontohan, kemitraan, pola BUMDes
💪💪 REKOMENDASI LANJUTAN💪💪
Untuk Banopati Farm & Tim
🔹 A. Rekomendasi Teknis Pakan
1. Evaluasi BCS (Body Condition Score)
1 bulan sekali
Target BCS: 2,5 – 3,5
➡️ Indikator keberhasilan nutrisi
2. Rotasi hijauan
Pakchong ↔ odot ↔ daun singkong
➡️ Menjaga palatabilitas & kesehatan rumen
3. Pemberian mineral blok ad libitum
Terutama untuk indukan bunting & laktasi
➡️ Mencegah defisiensi mineral mikro
🔹 B. Rekomendasi Manajemen & Monitoring
1. Buku Monitoring Harian (Wajib Tim Kandang)
Dicatat:
Nafsu makan
Sisa pakan
Feses (normal/diare)
Kondisi fisik kambing
2. Evaluasi Bulanan Pendamping
Parameter:
Biaya pakan aktual vs standar
Pertambahan bobot / kondisi tubuh
Kasus penyakit
3. Standar Deviasi Konsumsi Pakan
Toleransi ±10%
➡️ Jika lebih → evaluasi formulasi atau kesehatan
🔹 C. Rekomendasi untuk Tim Banopati Farm
1. Pembagian Tugas Jelas
Tim pakan & fermentasi
Tim kesehatan & kebersihan kandang
Tim pencatatan & laporan
2. Briefing Mingguan (15–20 menit)
Fokus:
Kendala lapangan
Sisa pakan
Kambing bermasalah
3. Pelatihan Internal Tiap 3 Bulan Materi:
Fermentasi yang benar
Deteksi awal penyakit
Manajemen indukan bunting & pasca lahir
🔹 D. Rekomendasi Strategis
Jadikan Banopati Farm sebagai Farm Rujukan:
PKL mahasiswa
Program BUMDes
Pendampingan peternak desa
Sistem ini sudah layak dijadikan template SOP nasional skala menengah
📌 KESIMPULAN
✅ Manajemen pakan Banopati Farm LAYAK
✅ Efisien – Stabil – Terukur – Berkelanjutan
✅ Siap digunakan sebagai alat monitoring & evaluasi pendamping





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROFIL BANOPATI FARM

  BANOPATI FARM “Bahan Ono, Pasti Bati”       Tentang Kami Banopati Farm adalah peternakan yang bergerak di bidang pembibitan kambin...